Taman Lalu Lintas Bandung dapat dijadikan contoh taman bermain di Kota Cirebon

CIREBON- Pembangunan taman dan ruang bermain sangat urgent, khususnya bagi anak-anak. Adanya taman bermain mengurangi kegiatan kurang edukatif dan merangsang anak untuk mengembangkan intelegensi.

Demikian diungkapkan pakar Psikolog, Rini S Minarso, SE SPSi MPSi megatakan taman bermain harusnya dimiliki di wilayah dalam jumlah yang cukup. Keberadaannya sangat penting meski sebenarnya bagi anak-anak, mau ada atau tidak adanya fasilitas taman dan ruang bermain.

“Tetap saja mereka akan bermain dengan cara yang mereka ciptakan sendiri, tetapi taman dan ruang bermain yg terfasilitasi akan cenderung lebih kondusif dan memenuhi kebutuhan anak untuk mengeksplor kemampuan anak lebih maksimal. Sehingga mengurangi penggunaan permainan modern semacam permainan online dan gadget yang cenderung menjadikan anak egois dan kurang mampu bersosialisasi ataupun berempati,” ungkap Rini kepada Cirebonbagus.Com, Rabu (2/3).

Rini menambahkan sangat tidak adil bagi anak, jika kita menginginkan anak mengurangi permainan yang kurang edukatif. Namun orangtua dan masyarakat kadang tidak memfasilitasi mereka dan memberi sarana untuk menyalurkan kebutuhan bermain mereka. Taman dan ruang bermain untuk anak, sudah sangat urgent dibutuhkan karena merupakan tempat dimana anak-anak tumbuh dan mengembangkan intelegensi.

“Tempat dimana anak dapat berinteraksi dan berproses dengan lingkungan, sehingga fungsi sensoris dan panca indera anak serta proses bekerjanya otak secara keseluruhan akan berkembang optimal. Selain bergembira dan membuat kehidupan psikologis anak menjadi positif, tempat bermain dapat menjadikan anak belajar bersikap sosial, sportif dan mengembangkan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain,” kata Rini.

Kegembiraan yang dirasakan anak juga akan menguatkan stabilitas emosi sehingga dia yang bahagia cenderung memiliki konsep diri positif. Sehingga saat remaja mampu menjadi anak yg berprestasi serta diharapkan terhindar dari prilaku anarkis seperti tawuran, malas belajar dan lainnya. (CB01)

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here