????????????????????????????????????

CIREBON- Kapolri, Jendral Badrodin Haiti dan Mentri Keuangan, Bambang Brojonegoro memusnahkan barang bukti narkoba selama operasi simpatik. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain 40 kilogram sabu, 44 liter sabu cair, 180 ribu ekstasi dan 2.170 kilogram ganja.

Dalam pemusnahan terungklap Polri juga mengungkap bandar narkotika jaringan Internasional di Cirebon, Jawa Barat, pengungkapan tersebut didasarkan atas penyelidikan selama dua bulan.

“Timsus NIC mendeteksi bahwa sindikat tersebut akan melakukan pengiriman narkotika jenis sabu dan ecstasy dalam jumlah besar.   Pengiriman tersebut diketahuai akan menggunakan kapal laut dari Malaysia ke Indonesia melalui Selat Panjang menuju Pelabuhan Cirebon,” ungkap Kapolri, Rabu (6/4).

Badrodin menambahkan pada hari Rabu 16 Maret sekitar jam 17.45 WIB di rest area Tol Cipali arah Jakarta KM 117, tim berhasil meangkap dua orang tersangka bernama Muhammad Rizki da Fajar Priyo Susilo, yang sedang membawa 15 kilogram sabu dan 20.000 butir ecstasy.
Setelah melakukan penangkapan yang pertama sekitar jam 19.40 WIB Tim melakukan penggeledahan diperumahan Bumi Citera Lestari Blok A No. 2 Jl. Jendral Sudirman Kota Cirebon dan ditemukan barang bukti, 20 Kilogram Shabu, 160.000 butir Ecstacy, 3 unit alat press, 2 unit timbangan, 2 gulungan alumnium foil dan seperangkat alat hisap sabu.
“Untuk total sabu yang diamankan yaitu 40 kilogram, ecstacy 180.000 butir, 1 unit Kapal Bahari 1 milik Inti Galangan Samudra, satu paket sabu dan alat hisap,” tambahnya. (CB01/CB02)

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here