Sejumlah penumpang menunggu di Stasiun Kejaksan Cirebon. (Ist)

CIREBON- Arus mudik dan balik Idul Fitri 2016 diperkirakan akan meningkat tajam hingga 5,5 persen disbanding tahun sebelumnya. Kereta api akan menjadi pilihan utama para pemudik yang akan merayakan lebaran di kampung halamannya.

Bahkan berdasarkan data PT KAI hampir seluruh tanggal favorit arus mudik dan balik sudah ludes terjual. Data per 31 Mei 2016, dari total 2.692.756 seat KA reguler dan tambahan jarak jauh dan menengah yang disediakan selama masa angkutan lebaran 2016, telah terjual 1.188.145 seat. Mayoritas seat yang telah terjual terdapat pada KA-KA dengan keberangkatan tanggal favorit. Tanggal favorit arus mudik yakni mulai 29 Juni – 5 Juli 2016. Sedangkan arus balik pada 9-13 Juli 2016. Pada tanggal-tanggal tersebut, rata-rata sudah terjual 100 persen.

”Kami siapkan apa yang terbaik bagi penumpang termasuk menyediakan kereta tambahan,” ujar Dirut PT KAI, Edi Sukmoro, saat melakukan inspeksi di Stasiun Cirebon Kejaksan, Kota Cirebon, Rabu (1/6).

Edi menambahkan volume penumpang pada masa angkutan lebaran Idul Fitri 2015 mencapai 5.106.994 penumpang. Sedangkan pada masa angkutan lebaran pada tahun ini, volume penumpang diprediksi 5.387.538 penumpang.
Adapun masa angkutan lebaran ditetapkan selama 22 hari, mulai 26 Juni – 17 Juli 2016. Sedangkan puncak arus mudik, diperkirakan akan terjadi pada 2 Juli 2016 (H-4) dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 10 Juli 2016 (H+3).

Untuk melayani para penumpang selama masa angkutan lebaran, PT KAI menyediakan 334 perjalanan KA reguler. Yakni terdiri dari KA jarak jauh, sedang dan lokal, dengan jumlah seat mencapai 198.454 per hari.

Selain KA reguler, juga disediakan 38 perjalanan KA tambahan, dengan jumlah seat mencapai 22.308 per hari. Dengan demikian, total seat yang tersedia selama masa angkutan lebaran 2016 sebanyak 220.762 per hari, meningkat dari tahun lalu yang hanya 214.048 seat per hari.

”Untuk tiket KA tambahan, sudah bisa dibeli,” terang Edi.(CB01/CB02)

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here