Ketua KPU, Emrizal Hamdani menyerahkan berkas hasil rekapitulasi ke Ketua tim Paslon Pasti, Handarujati Kalamullah di kantor KPU kota setempat, Senin (24/9).

CIREBONBAGUS.COM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon menetapkan pasangan calon (paslon) nomor urut dua yang merupakan petahana, Nashrudin Azis-Eti Herawati (Pasti) unggul saat pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Cirebon 2018 di 24 tempat pemungutan suara (TPS).

 

Demikian terungkap dalam rapat pleno rekapitulasi PSU dimana KPU menetapkan Pasti meraih 2.997 dan paslon nomor urut satu, Bamunas Setiawan Boediman/Oki-Effendi Edo (Oke), ditetapkan meraih 2.943 suara.

 

“Jumlah suara sah 5.940 suara dan suara tidak sah 151 suara. Jumlah suara sah dan tidak sah 6.091 suara,” tutur Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani, seusai rapat pleno di Kantor KPU Kota Cirebon.

 

Emrizal menambahkan partisipasi pemilih di 24 TPS saat PSU naik ketimbang saat Pilkada Serentak pada 27 Juni 2018. Pada 27 Juni 2018, tingkat partisipasi pemilih sekitar 70,67%, sementara saat PSU 70,96%.

 

Hasil perolehan suara dalam PSU itu selanjutnya harus disampaikan KPU Kota Cirebon kepada MK paling lambat tujuh hari kerja pasca PSU. Emirzal menyatakan, KPU berencana menyampaikan hasil pleno PSU ke MK pada Selasa (25/9) atau Rabu (26/9).

 

“Namun setelah itu, kami belum paham apakah KPU atau MK yang akan menetapkan kepala daerah terpilih nantinya. Tapi informasinya, MK hanya memutuskan perolehan suara terbanyak,” ungkapnya.

 

Mengingat belum ada keputusan, khususnya oleh MK, dalam pemilihan wali kota-wakil wali kota Cirebon secara keseluruhan, Emirzal berpesan semua pihak untuk menahan diri. Di sisi lain, dia pun menyampaikan permohonan maaf maupun rasa terima kasih KPU kepada semua pihak yang terlibat pilkada maupun masyarakat Kota Cirebon pada umumnya. (CB01)

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here