Sejumlah peserta hadir dalam rapat Koordinasi PSC 112 di Command Centre Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Jumat (30/11).
CIREBONBAGUS.COM- Keberadaan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 sangat membantu percepatan penanganan kegawat daruratan di Kota Cirebon dan sekitarnya.
Demikian terungkap dalam rapat Koordinasi NTPD 112 di Command Centre Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Jumat (30/11).  Pengakuan percepatan penanganan diungkapkan peserta rapat koordinasi diantaranya jajaran Polres Cirebon, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)  serta lainnya.
“Keberadaan NTPD 112 sudah terbukti membantu peningkatan pelayanan ke masyarakat. Dengan sinergitas juga layanan lebih cepat serta masing-masing tim bekerja sangat efektif,” ungkap Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy yang diwakili Kasietipol Polres Cirebon Kota, Ipda R. Radhi F.
Radhi menambahkan melalui program NTPD 112 terjadi sinergitas dalam pelayanan terhadap masyarakat. Salah satu contoh ketika terjadi kebakaran di beberapa lokasi dengan NTPD 112 semua komponen hadir antara lain kepolisian, Pemadam Kebakaran, ambulance/petugas kesehatan (119), Satpol PP dan petugas lainnya.
“Tim datang hampir bersamaan sehingga akan saling membantu dalam penanganan. Begitu pula jika terjadi peristiwa kegawatdaruratan lainnya,” kata Radhi.
Hal senada diungkapkan Ketua (P2TP2A)  Kota Cirebon, dr Siska yang mengaku merasa terbantu dengan kehadiran NTPD 112. Pihaknya dapat bergerak cepat ketika mendapat informasi adanya tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Sangat bermanfaat (adanya NTPD 112). Prosesnya sangat cepat dan efektif,” ujar Siska.

Pihaknya, lanjut Siska, menghimbau kepada masyarakat memanfaatkan NTPD 112 untuk kegawat daruratan. Pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi adanya kekerasan dengan melaporkan ke unit PPA di Mapolres Cirebon Kota. Hasilnya salah satu contoh kasus kekerasan yang menimpa seseorang di Pekalipan Kota Cirebon dapat tertangani.

“Khusus untuk untuk kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak  sumber informasi akan dilindungi,” kata Siska.

Kepala DKIS Kota Cirebon, Iing Daiman, SIP, Msi mengatakan keberadaan NTPD 112 meningkatkan layanan terhadap masyarakat. Tercatat selama dijalankan NTPD 112 sudah menerima pengaduan 87 keseluruhan tertangani.

“Namun masih ada oknum warga yang juga masih berbuat iseng untuk menelpon NTPD 112 tapi tidak memberikan informasi yang benar. Kami menghimbau agar warga masyarakat hanya memanfaatkan NTPD 112 untu kegawat daruratan saja,” ungkap Iing didampingi Sekretarisnya, Maruf Nuryasa, AP.

Berdasarkan data terdapat 235 telepon yang masuk dan berbicara dengan petugas call centre 112. Dan terdapat 87 pengaduan yang kemudian tertangani dengan baik atas kerjasama antar satuan kerja.

“Jika kami melihat data ternyata banyak informasi yang datang juga dari luar wilayah Kota Cirebon. Tentunya kami tetap menampung dan memberikan informasi tersebut ke satuan wilayah seperti Kabupaten Cirebon,” tambah Maruf.  (CB01)

 

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here